Bawaslu Surabaya bersama Eagle Fundamental Training , Tingkatkan Kapasitas SDM Panwascam.

Bawaslu Surabaya bersama Eagle Fundamental Training , Tingkatkan Kapasitas SDM Panwascam.

  • Post comments:0 Comments

Eagle Fundamental Training yang dipimpin oleh Wahyudi Sukarno terpilih menjadi pelaksana kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kota Surabaya. Kegiatan Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk Meningkatan Kapasitas SDM bagi anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) selama 8-9 Februari 2020 di Senavbah Kodikopsla TNI-Angkatan Laut , Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan yang diselenggarakan ini bertemakan Bela Negara Untuk Semua, dengan muatan bertujuan membangun kedisiplinan dan integritas anggota Panwascam. Karena tanggungjawab mereka dalam bertugas cukup tergolong berat, maka dalam rakor awal di tahun 2020 ini perlu meningkatkan kapasitas sebagai petugas negara.

Selama 2 hari tersebut, anggota Panwascam yang berjumlah 93 dari 31 kecamatan di Surabaya diajak untuk berlatih menempa diri, menguatkan fisik dan meningkatkan ketangguhan mental.

Rakor ini digelar dalam rangka persiapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini

Hadi Margo selaku Komisioner Bawaslu dalam sambutannya menekankan bahwa ada 2 hal yang menjadi poin penting dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Pertama adalah Kognitif, jika kapasitas ingin meningkat maka secara knowledge harus ditambah sehingga kita semua lebih bijak dalam bersikap, tidak hanya tentang perundang-undangan tetapi soft skill juga perlu ditambah.

Kedua afektif, suasana menyenangkan tetapi tetap tertib dan tegas menjadi simbol kedisiplinan telah dilaksanakan, maka dipilih tempat militer sebagai icon kawah candradimukanya kedisiplinan, Ketiga adalah psikomotor. Agar tercipta fisik yang kuat maka perlu ada tambahan menu klegiatan tentang penguatan fisik, maka kegiatan rakor ini 60% berada di luar kelas.

Sementara itu tugas Eagle Fundamental Training memberikan pengalaman kepada para peserta tentang 3 unsur pembangun kompetensi diantaranya adalah Knowledge, Skill dan Atittude. Pengetahuan tentang menjadi seorang pemimpin, cara membangun tim, berikut praktik menjadi pemimpin sebagai gladi meningkatkan kemampuan serta membangun sikap positif dalam organisasi.

Dalam materi kelas disisipi ice breaking dan simulasi-simulasi kecil agar peserta lebih mendalam dalam memaknai kegiatan. Dengan menggunakan metode experiential learning kegiatan ini memadukan Indoor dan outdoor

Komisioner Bawaslu didampingi staff sekretariat yang dipimpin oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Surabaya mengawasi dan terlibat dalam kegiatan mulai pembukaan sampai penutupan kegiatan.”Ini menunjukkan bahwa menjadi pemimpin itu harus ada ketauladanan yang diberikan, sehingga keselarasan, pemberdayaan anggota bisa tercipta dengan maksimal,” kata Wahyudi Sukarno.(*)

Sumber TIMES INDONESIA

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.